Sekilas Info

Lapor LSM dan Wartawan, HCW Malut, Kutuk Keras Kepala UPTD-KPH Fahrijal Rahmadi

www.lensapost.id Direktur Halmahera Coruption Wacth (HCW) Malut Rajak Idrus ( Foto : Istimewa)

LABUHA - Direktur Lembaga Halmahera Coruption Wacth ( HCW ) Provinsi Maluku Utara (Malut) Rajak Idrus, kutuk keras sikap Kepala UPTD KPH Halmahera Selatan. Fahrizal Rahmadi. Sikap yang di ambil kepala UPTD KPH Halsel sangat tidak profesional, dengan melaporkan oknom wartawan dan oknom LSM.

"Atas Dasar apa yang iya buat laporan resmi di Polisi, kata Jeck sapaan akrab Rajak Idrus melalui siaran persnya Senin (19/7/2021)

Fahrijal adalah seorang pejabat yang seharus dia profesional, kinerja pejabat wajib menerima kritikitan baik LSM maupun tulisan wartawan melalui media. Kalaupun pejabat anti kritik kenapa harus jadi pejabat," cetus Jec.

" Kalau Fahrijal merasa di rugikan atas pemberitaan tersebut, kan ada hak koreksi, dan hak jawab sehingga diklarifikasi tapi bukan main lapor. Begitu pun ketika ada LSM yang melaporkan dirinya terkait dugaan wajib di laporkan karna LSM adalah lembaga pengawasan ketika menemukan ada dugaan kasus," tandasnya.

Menurut Jec, cukup jelas kronologis laporan ke pihak polisi atau jaksa, nantinya pihak penegak hukum yang kembangkan, apa dugaan kasus itu benar tidak. Dan orang dilaporkan itu nanti membuktikan dan mengklarifikasi trkait masaalahnya di depan penyidik, kan itu jawban nya.

Kata jeck tindakan kepala UPTD KPH fahrijal. mebuat laporan resmi le polisi secara tidak langsung Fahrizal mengakui darinya ada masaallah sehingga yang bersangkutan buat pembelaan dari dengan membuat laporan balik. saya pikir polisi lebih paham atas laporan fahrizal dalil hukum apa yang ia pakai.dan dugaan kasusu apa yang ia sangkakan oleh kedua oknom wartawan dan LSM tersebut.

" Saya minta agar Kepala UPTD KPH, segara mencabut laporannya di Polisi, dan memberikan hak jawab untuk mengklarifikasi sehingga semuanya beres. Kalau tidak saya pastikan semuanya tambah rumit. Dan HCW memberikan sport dan dukungan penuh kepada oknom LSM yang membuat laporan resmi di Kejari Halsel.

Jec juga menegaskan, terkait ada dugaan pekejaan proyek tersebut. Saya selaku Direktur HCW akan membantu mendorong dugaan kasus yang sementara jaksa tangani.

" HCW akan membentuk tim internal, untuk turun ke lapangan sekligus mengumpulak bukti tambahan sekaligus mendorong kerja kerja Jaksa,"katanya.

Sebab pembanguna proyek yang di laporkan oknom LSM tersebut, kata Jec, HCW pun perna mengikuti mendengar info di beberapa pihak termasuk masyarkat," tandas Direktur HCW Malut Rajak Idrus. (*)

Penulis: Rilis
Editor: Redaksi
Sumber: www.lensapost.id

Baca Juga