Sekilas Info

BWS Malut Siapkan Dua Titik Pengeboran Air Bersih untuk Warga Pulau Hiri

Ternate Lensapost.id.

Penyediaan air bersih di Indonesia sebenarnya telah dijamin dalam Pasal 33 UUD 1945 ayat (3) yang berbunyi “Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Fakta tersebut dirasakan masyarakat kecamatan Pulau Hiri sampai saat ini belum menikmati penyediaan air bersih olehnya itu pemerintah telah bersepakat akan melakukan pemasokan air bersih ke kecamatan pulau Hiri untuk di nikmati oleh warga.

Hal itu kemudian diindahkan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara, untuk menjawab
keinginan warga kecamatan Pulau Hiri untuk mendapatkan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Ternate akan teratasi dalam waktu dekat

Pasokan air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Ternate ke kecamatan Pulau Hiri akan diambil melalui jalur kecamatan Ternate Barata, Kelurahan Sulamadaha sebagai titik pengeboran.

Pelaksanaan Harian (Plh) Balai Wilayah Sungai (BWA),Maluku Utara, Mohtar A.Salam, menjelaskan,bahwa distribusi air bersih ke Pulau Hiri melalui Sulamadaha itu,akan dilakukan dalam waktu dekat dan nantinya akan melalui jalur laut,dengan titik pengeboran berada di Kelurahan Sulamadaha.Selanjutnya pipa yang terhubung melalui jalur laut hingga ke Pulau Hiri.ungakap Mohtar.

" Kita akan buat dua titik pengeboran air bersih di Kelurahan Sulamadaha itu,dan itu rencananya ada dua titik.Mengingat di Pulau Hiri sendiri tidak tersedia air tanah" kata Mohtar.Rabu (7/07/2021)

Untuk pengeboran di dua titik ini juga sesuai usulan Pemkot Ternate melalui PDAM,desainnya melalui jalur laut,dan untuk sementara masih dilakukan survei untuk penentuan titik pengeboran melalui Kementrian.

Mohtar bilang selain Kota Ternate ada juga di Tidore Kepulauan dan Pulau Morotai untuk tahun ini,teknisnya melalui Satker, terangnya.

Mohtar sendiri memastikan wilayah Malut sejauh ini,sebagian besar air tanah,tidak ada air permukaan,kecuali wilayah Halsel,Halut ataupun Kepulauan Sula.

Disinggung soal pengeboran wilayah Ngade sebagai sumber mata air,Mohtar sendiri mengakui,untuk Danau Ngade tidak bisa dilakukan pengeboran.

Sebab jika dilakukan,tentunya mengancam keberlangsungan Danau itu sendiri.tutupnya.

Penulis: Revi
Editor: Redaksi
Photographer: Ilustrasi

Baca Juga