Sekilas Info

Bupati Halsel Keluarkan Surat Edaran Penerapan Protkes Secara Ketat

www.lensapost.id Bupati Halsel H. Usman Sidik

LABUHA - Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Usman Sidik selaku Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Halsel mengeluarkan surat edaran tentang Pemberlakuan Pembatasan dan Penerapan Protokol Kesehatan secara ketat pada selauru Fasilitas umum serta pintu masuk dan pintu keluar HalSel.

Hal ini dilakukan karena ditemukan varian baru Virus Covid-19 berasal dari luar Negeri, sehingga perlu diterapkannya Protokol bagi pelaku perjalanan. Ini disebabkan karena saat ini jumlah kasus terkonfirmasi Positif di Kabupaten Halsel terus meningkat.

Bupati Halmahera Selatan Usman Sidik, melalui Kabag Humas setda Halsel Mujibur Rahman, mengataka, tujuan dari surat edaran ini untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19, serta meningkatkan protokol kesehatan terutama diarea publik, serta bagi pelaku perjalanan yang akan memasuki wilayah Kabupaten Halsel.

" Bagi pelaku perjalanan dari luar Negeri baik Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA) wajib mengikuti ketentuan yang diatur satuan gugus tugas penanganan Covid-19. Untuk Perjalanan Internasional yang akan melanjutkan perjalanan ke Wilayah Halsel, harus memiliki hasil RT-PCR setelah melewati masa karantina selama 5 hari," jelas Mujibur.

Selain itu kata Mujibur, pelaku diwajibkan melakukan uji Sweb Antigen dipintu masuk Wilayah Kabupaten Halsel dengan biaya sendiri. selanjutnya jika berada di Wilayah Kabupaten Halsel pelaku mendapatkan gejala ataupun mengalami gangguan kesehatan dan setelah dilakukan pemeriksaan medis dan ternyata positif Covid-19 maka di berikan fasilitas kesehatan dengan biaya ditanggung Pemerintah Daerah, sedangkan untuk WNA dengan Biaya sendiri.

Sementara bagi pelaku Perjalanan Domestik yang masuk ataupun kelaur di Wilayah Kabupaten Halsel antar Provinsi wajib memiliki hasil Sweb Antigen maksimal 2x24 Jam setelah surat keterangan dikeluarkan. Dan untuk pelaku Perjalanan Dalma provinsi hanya menggunakan rapid rest atau surat keterangan sehat dari otoritas yang berkompeten. Selanjutnya Pelaku perjalan tetap mematuhi Protokol 3M, Memaki Masker, Mencuci Tangan, serta Menjaga Jarak," jelas Mujibur rahman.

Lanjut Mujibur, Khusus bagi pelaku usaha Jasa Tranportasi Laut, Darat maupun Udara, Agar memastikan semua pekerja dalam keadaan sehat sebelum bekerja, dan melakukan uji Sweb secara berjalan karena memiliki potensi tertular yang lebih tinggi dibanding masyarakat umum lainnya.

"Memberlakukan sosial distancing/ jaga jarak (Memberikan tempat duduk berjarak atau ranjang berjarak), kemudian mewajibkan semua menggunakan masker secara benar. Selain itu menyediakan handasantizwr dan fasilitas cuci tangan dengan sabun dimungkinkan. Terus melakukan penyemprotan disinfektan secara berkala ada alat transportasi serta menyediakan tempat sampah dan menjaga kebersihan selama perjalanan," tandas Kabag Humas Mujibur Rahman.

Sementara Bupati Halsel Hi Usman sidik menegaskan, seluruh pintu masuk ke Halsel agar diperketat, dan wajib mengantongi persyaratan yang telah ditentukan.

“ Bagi siapapun yang melanggar surat edaran ini akan dikenakan sanksi sesuai peraturan perindang-undang yang berlaku, dan untuk pelaku usaha yang kedapatan melanggar secara berulang akan dilakukan teguran keras dengan pencabutan izin usaha sesuai tingkat pelanggaran," tegas Bupati.

Bupati Usman Sidik juga meminta kepada otoritas pelabuhan Bastiong Ternate untuk melakukan pengetatan Protkes yang sama di pelabuhan keberangkatan ke Babang maupun ke pelabuhan Kupal. (*)

Penulis: M. Tanggule
Editor: Redaksi

Baca Juga