Sekilas Info

Masyarakat Desa Tapa Keluhkan Sistem Pemilihan BPD di Masing-Masing RT

www.lensapost.id Ilustrasi pemikihan BPD

LABUHA - Masyarakat Desa Tapa Kecamatan Obi Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) keluhkan soal sistem pemilihan BPD Desa Tapa yang akan dilaksanakan di masing-masing RT.

pelaksanaan pemilihan BPD di masing-masing RT ini disampaikan sala satu anggota panitia pemilihan BPD Desa Tapa Arianto Darui kepada masyarakat Desa Tapa, " ungkap Sefri Zeth Ternate via telepon saluler Selasa (20/4/2021)

" Polemik yang terjadi di masyarakat, banyak yang tidak setuju, karena, bila pemilihan dilakukan di masing-masing RT, maka ini merupakan intimidasi hak pemilih," cetus Sefri Zet Ternate.

Ia (Sefri) menduga pelaksanaan pemilihan BPD di masing-maaing RT sengaja didesain panitia untuk kepentinga oknum peserta calon BPD," tegasnya.

" Kalu kami punya vigur di RT.2, sementara kami di RT 1 mau tidak mau, suka tidak suka kami harus memberi suara kepada vigur yang bukan pilihan kami, berarti sudah mengintimidasi hak kami," tandas Sefri

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Bustami Soleman mengatakan, pemilihan BPD tidak bisa dilakukan masing-masing RT, panitia harus merekrut keterwakilan masing-masing RT untuk dilakukan pemilihan secara demokratis atau secara musyawara keterwakilan, " kata Bustami via Hand Phone Rabu (21/4/2021).

Bustami menjelaskan, mekanisme pemilihan BPD. Dalam Permendagri 110 tahun 2016 pasal 5 (1) dan pasal 11 ayat (1 dan 2) dijelaskan bahwa mekanisme pengisian anggota BPD ditetapkan melalui proses pemilihan secara langsung atau musyawarah perwakilan.

" Pemilihan anggota BPD berdasarkan keterwakilan wilayah dan keterwakilan perempuan yang pengisiannya dilakukan secara demokratis melalui proses pemilihan secara langsung atau musyawarah perwakilan," tutup Bustami. (**)

Penulis: M.Tanggule
Editor: Redaksi
Sumber: www.lensapost.id

Baca Juga