Sekilas Info

Pilkada Halsel, Tim Kuasa Hukum Paslon Usman-Bassam Optimis Mahkamah Konstitusi Tolak Gugatan Paslon Hello

Polres Halsel Dinilai Tidak Becus Tangani Kasus
www.lensapost.id Pengacara Muda Lajamra Hi Jakaria, SH (Foto : Istimewa)

JAKARTA - Tim kuasa hukum Pasangan Calon bupati dan calon wakil bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) nomor urut 02 Usman Sidik dan Hasan Ali Bassam Kasuba optimis Mahkama Konsitusi menolak gugatan Paslon nomor urut 01 Helmi Umar Muksin dan Lo Ode Arfan.

Perkara Nomor 09/PH/Bup itu diyakini sejumlah Loyers yang dipercayakan Usman-Bassam Paslon peraih suara terbanyak pada pilkada secara serentak pada 09 Desember 2020 lalu.

Ketakinan itu berdasarkan materi gugatan dan syarat ambang batas sesuai topoksi dan kinerja Mahkama Konsitusi yakni persilisihan.

Sidang putusan bakal diikuti secara langsung oleh dua Tim Kuasa Hukum Ahmad Wakil Kamal SH, MH dan Irsan Ahmad SH di Gedung Mahkama Konsitusi besok Rabu (17/02/2021) pukul 01:30 Wib.

Sementara Tim Kuasa Hukum lainnya yakni La Jamra Jakaria SH, MH, Noldy Kurama SH, Samlan SH bakal mengikuti secara daring di kediaman Usman Sidik di Cibubur Jakarta Timur bersama Usman Sidik dan Hasan Ali Bassam Kasuba.

La Jamra mengatakan, optimis MK menolak gugatan Hello dikarenakan tak memenuhi syarat yakni perselisihan dan materi gugatannya. Ini prediksi

"Kami tim kuasa hukum yang diketuai Ahmad Wakil Kamal menganalisa bahwa gugatan Hello bakal di tolak oleh MK," kata La Jamra saat ditemui di Jakarta Selasa, (16/02/2021).

Menurut leyers muda yang juga putra Halsel itu mengaku gugatan Hello bakal berakhir pada sidang putusan di MK. "Gugatan paslon nomor 1 ini bakal berakhir di sidang putusan sela nanti," aku Jamra sapaan akrabnya.

Ditanya waktu persidangan, pihaknya mengaku sidang di MK untuk Halsel bakal berlangsung pada pukul 01: 00 waktu untuk wilaya Indonesia bahgian barat, sementara pukul 03: 00 waktu untuk Indonesia bahgian timur yakni Halsel Maluku Utara dan sekitarnya.

"Jam 1 disini, untuk Halsel Maluku Utara jam jam 3 besok Rabu sore," jelas Jamra.

Lebih jauh lagi pihaknya menanmbahkan karena mematuhi potokol kesehatan yang diterapkan MK maka hanya dua orang tim kuasa hukum yang bisa mengikuti sidang di MK secara Truling dan untuk tim kuasa hukum lainnya bersama fersipal bersama Usman Sidik dan Hassan Ali Bassam Kasuba menyaksikan melalui daring di kediaman pribadi Usman Sidik.

"Kita secara daring di kediaman pa Usman di cibubur Jakarta," tutupnya.

Diketahui, putusan sela diagendakan digelar pada 15-17 Februari 2021, sementara perkara yang lanjut ke sidang berikutnya akan diperiksa pada tanggal 19 Februari-18 Maret 2021 dan diputus pada tanggal 19-24 Maret 2021 mendatang.

MK sendiri memiliki waktu 45 hari untuk memeriksa dan memutus perkara sejak permohonan perselisihan hasil pemilihan kepala daerah diregistrasi pada tanggal 18 Januari 2021.

Penulis: Ilham
Editor: Redaksi
Photographer: Ilham
Sumber: Lensa Post

Baca Juga