Sekilas Info

Jalan Pulau Makian dan Obi, Layak Jadi Status Jalan Nasional dan Strategi Nasional

Lensapost.id
Lensa Post Paslon Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan H.Usman Sidik dan Hasan Ali Bassam Kasuba saat menyampaikan Visi dan Misi pada Debat Kandidat Tahap I yang dipandu Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Maluku Utara Wahyuni Bailusy (Foto.M.Rafa/lensa)

LABUHA - Penyampaian adu gagasan dalam Debat Kandidat Tahap I yang di laksanakan KPUD Halmahera Selatan di Aula Gedung DPRD Halsel Sabtu (17/10) dengan peserta Kedua pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) periode 2020-2025, Calon Nomor urut 1, Helmi Umar Muchsin-La Ode Arfan dan Pasangan Calon Nomor 2, Usman Sidik-Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) jadi harapan masyarakat Halsel secara kolektif.

Adu visi dan misi dalam acara Debat Publik tersebut Cabup H.Usman Sidik menjelaskan 4 status jalan diantaranya, Jalan Kabupaten, Jalan Provinsi, Jalan Nasional dan Jalan Strategis Nasional.

Dari 4 Status jalan kata, H.Usman Sidik bahwa, jalan di Pulau Obi sangat layak di jadikan sebagai status jalan strategis nasional. Sebab, kata Usman, di Pulau Obi merupakan Daerah home Industri. Maka dalam Peraturan Kementerian PUPR dan Kementrian Perekonomian, sehingga Pulau Obi harus di jadikan Sentral Ekonomi Khusus dan wajib mendapatkan status jalan strategis Nasional.

"Maka dari itu, harus melalui kerja sama antara Pemerintah Kabupaten dengan pihak Balai karena jalan yang di Pulau Obi sangat layak untuk di jadikan status jalan strategis Nasional, bukan jalan nasional karena status jalan itu ada 4. Diantaranya, (red) Jalan Kabupaten, Provinsi dan Jalan Nasional serta Jalan Strategis Nasional," jelas Usman saat sesi pemaparan visi dan misi.

Selain itu, Usman juga menyinggung terkait dengan jalan yang ada di Pulau Makian, Usman menegaskan, seharusnya Pemerintah mengusulkan Pulau Makian yang selama ini tidak mampu dibiayai APBD Kabupaten maupun Provinsi. Maka Pemerintah Kabupaten maupun Provinsi harus Sinergitas untuk mengusulkan kepada Pemerintah Pusat agar di tetapkan menjadi Daerah rawan bencana.

"Strategi seperti itu yang harus memang kita lakukan agar Jalan di Pulau Makian bisa di bangun dengan baik," ungkapnya.

Sementara itu, Cawabup Bassam Kasuba menyampaikan, walaupun status jalan tersebut adalah jalan Provinsi yang bukan kewenangan Kabupaten, tapi kalau jadi seorang pemimpin Daerah harus punya keinginan besar dengan cara melobi ataupun menggunakan koneksi yang dimiliki untuk bisa merubah situasi ditengah-tengah masyarakat.

"Kalau kita berbicara Pemerintahan yang berfikir tentang wewenang kita saja dan berdiam diri dan posisinya dengan kondisi yang ada, kapan Daerah kita bisa berkembang? Padahal, seperti yang kita ketahui anggaran yang besar itu ada di Pusat, jadi tinggal bagaimana kita sebagai Pemerintah Daerah mempunyai keinginan yang kuat untuk bisa melobi ke-pusat demi Perubahan Halmahera Selatan,"cetus Bassam.

Penulis: M.Rafa
Editor: Redaksi
Photographer: M.Rafa Azka Putra
Sumber: Lensa Post

Baca Juga