Polimikan Ijaza Usman Sidik, General Manager PT.NHM Akhirnya Diskorsing

lensapost.id
Lensa Post General Manager PT.NHM Abujan Abdul Latif saat menghadapi proses skorsing di Management PT.NHM (Foto.Istimewa)

TOBELO - Polimikan Ijaza Calon Bupati Halmahera Selatan Usman Sidik, General Manager PT. Nusa Halmahera Mineral (PT.NHM) Abujan Abdul Latif akhirnya dipecat pihak management PT.NHM.

Abujan Abdul Latif merupakan salah satu karyawan senior di PT.NHM dari seluruh kegiatan dan aktifitas di lingkungan perusahaan yang bergerak dalam bidang pertambangan emas, Abujan di pecat atas dugaan pelanggaran berat.

Perwakilan PT Indotan Halmahera Bangkit investor baru PT. NHM, Amin Anwar melalui siaran persnya, Sabtu (19/9) menyebutkan Abujan Abdul Latif di skorsing karena menyebut calon Bupati Halmahera Selatan Usman Sidik menggunakan Ijaza.

" Skorsing itu diambil pihak mangemen berdasarkan laporan Badan Serikat tanggal 17 September 2020 mengenai beredarnya berita di media massa elektronik www.brindonews.com pada tanggal 16 September 2020 dan haliyora.com pada tanggal 18 September 2020, bahwa telah terjadi dugaan pelanggaran yang dilakukan karyawan tersebut." jelas Amin.

Menurutnya, atas dugaan pelanggaran tersebut di perlukan proses pemeriksaan kepada karwayan yang bersangkutan sesuai dengan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) PT.NHM pasal 51 (Masuk Pelanggaran Berat) Nomor 41 yang berbunyi, “Menggunakan jabatan dan fasilitas Pengusaha/Perusahaan melakukan aktifitas kampanye pollitik termasuk tidak terbatas pada Pengusaha/Perusahaan yang berhubungan dengan organisasi politik atau partai politik,"tegas Amin.

"Kasusnya masuk dalam dugaan pelanggaran berat dan melibatkan berbagai pihak, maka perlu di lakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim internal managemen PT.NHM. Skorsing di lakukan sampai ada kejelasan dari tim penyelidikan tim internal PT.NHM dan melihat perkembangan yang terjadi di eksternal."cetusnya.

Amin kembali menegaskan, management PT.NHM tidak akan main-main terhadap karyawan yang melakukan pelanggaran sesuai dengan kode etik dan KKB PT.NHM akan di tindak.

"Kami tegaskan kepada karyawan PT.NHM agar tidak terlibat dalam politik praktis karena sanksinya tegas sampai pada pemberhentian," Pungkasnya.

Seperti diketahui, Pernyataan Abujan Latif, General Manajer (GM) PT Nusa Halmahera Minerals (NHM), yang menyoroti ijazah bakal calon Bupati Halmahera Selatan (Halsel) Usman Sidik.

Akibat dari pernyataan itu, menyebabkan terjadi polemik di kalangan masyarakat yang berada di kabupaten Halmahera Selatan. Hal ini juga di sesalkan pihak management PT Indotan Halmahera Bangkit pemilik saham PT. NHM.

Penulis: M.Tanggule
Editor: Redaksi
Photographer: Istinewa
Sumber: www.lensapost.id

Baca Juga