Diduga Korupsi DD 500 Juta, Bupati Bahrain dan Inspektorat Lindungi Kades Tawa

lensapost.id
Lensa Post Kepala Desa Tawa Bahtiar Hi Hakim (Foto.Istimewa)

LABUHA - Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Maluku Utara, Bahrain Kasuba dan Kepala Inspektorat Halsel Slamat Ak diduga melindungi Kepala Desa Tawa, Bahtiar Hi Hakim. Pasalnya, aspirasi masyarakat dindeda tersebut tidak pernah ditanggapi. Padahal, aspirasi itu disampaikan sudah berulang kali.

Kasus dugaan tindak pidana kejahatan korupsi Bahtiar Hi. Hakim terhadap Dana Desa (DD) selama tiga tahun anggaran mulai dari 2017-2018 dan 2019 yang merugikan negara kurang lebih Rp,500 juta sekian.

“Hasil audit inspektorat tahun 2019 sudah keluar dan temuannya 100 lebih. Belum lagi tahun 2017 dan 2018,” kata masyarakat Desa Tawa Astuty Rasid kepada media ini via handphone, Kamis (17/09/2020).

Astuty menjelaskan, hasil audit Inspektorat Desa Tawa 2019 di temukan kerugian negara senilai Rp,100 lebih, jika 2019 saja sudah mencapai Rp,100 juta dan ditambah denga 2 tahun sebelumnya itu maka dipastikan dalam 1 tahun Negara mengalami kerugian diatas dari 200 juta jika dikalikan 3 tahun anggaran maka mencapai Rp,500 juta.

“Sementara dua tahun anggaran itu auditnya tidak jelas maka kami masyarakat meminta dengan hormat agar inspektorat wajib dan harus melakukan audit investigasi kembali pengelolaan DD DesaTawa,” cetus Astuty.

Menurutnya audit inspektorat 2017 hanya mendapatkan kekurangan 15 juta sekian dan 2018 juga tidak beda jauh itu sangat aneh sebab kenyataan di lapangan sangat berbeda karena banyak Item yang terdapat kejanggalan.

“Banyak kejanggalan di dua tahun anggaran itu, jadi wajib hukumnya Inspektorat lakukan audit investigasi ulang,” tegas Astuty

Selain pengelolaan DD Tawa tiga tahun itu, Astuty juga meminta agar Kejari Halsel segera menuntaskan kasus korupsi Bahtiar Hakim selama 3 tahun ini. “Kami minta Kejari agar lebih fokus menindak tegas korupsi yang dilakukan Bahtiar Hakim,”tegasnya.

Astuty aktivis perempuan yang masih progresif dan kritif itu meminta dengan hormat agar Bupati Halsel Bahrain Kasuba jangan melindungi Kepala Desa dan segera harus menyiapkan karteker Kades Tawa untuk menggantikan Bahtiar Hakim. Sebab, saat ini masyarakat setempat tidak lagi menginginkan Bahtiar Kasim jabat sebagai Kades.

“Pak Bupati Bahrain segera siapkan karateker untuk gantikan Bahtiar Hakim,karena bukan hanya DD 3 tahun bermasalah akan tetapi pengelolaan anggaran Covid 19 di tahun 2020 ini juga bermasalah sehingga tidak ada lagi yang harus dipertahankan,”cetusnya

Astuty juga menyesalkan terkait pelayanan Pemerintah Desa Tawa. Ironisnya Bupati Halsel tidak percaya berbagai kegelisaan masyarakat setempat. “Kalau tidak percaya laporan masyarakat Bupati segera turun ke lapangan untuk mengecek langsung. Sebab, pelayanan masyarakat juga sangat parah,,” pungkasnya.

Penulis:

Baca Juga