Sekilas Info

Monitoring Tahapan Pilkada,KPU Provinsi Berkunjung Ke Pemkab Halbar

Lensapost.id
Lensa Post Komisioner KPUD Provinsi Malut Ahmad Buchari saat di wawancara Wartawan [ Foto Gufran/lensa]

JAILOLO  - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku Utara (Malut) melakukan kunjungan di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Barat (Halbar) untuk merevisi dan memonitoring tahapan yang sementara berjalan.

Pertemuan tersebut berlangsung di ruang setda Halbar dan dihadiri oleh Setda Halbar Syahril Abduradjak, Asisten II Max Saleki, Komisioner KPU Provinsi Ahmad Buchari, Ketua KPUD Kabupaten Halmahera Barat Miftahuddin Yusup, Kordiv SDM dan Parmas KPUD Halbar Ramlah Hasyim, Sekretaris KPUD Halbar Jaman Yaman.

Komisioner KPU Provinsi Malut Ahmad Buchari memaparkan, bahwa tujuannya ialah untuk merevisi serta memonitoring dan juga memberikan Buku yang berisi tentang seluruh proses tahapan Pilkada dan sengketa pemilihan Gubernur tahun 2018 untuk Pemda Halbar,"Kata Ahmad Buchari kepada wartawan, Selasa.(29/07).

Jadi selain berkunjung ke pemda, dirinya juga akan memberikan Materi bimtek yang telah disiapkan oleh KPU Provinsi Malut sekaligus membagikan juga buku ini berupa buku kilas balik mengenai pemilihan gubernur provinsi Maluku Utara tahun 2018.

"Harapannya buku ini juga dapat menjadi bahan rujukan PPK dalam melaksanakan rangkaian kegiatan Pilkada nantinya."Ujarnya.

Disentil terkait pencarian anggaran pilkada yang belum sampai seratus persen apakah menghambat tahapan atau tidak, Ahmad Buchari mengatakan bahwa belum tuntasnya anggaran Pilkada ini tidak menghambat jalannya proses Pilkada.

Hal ini dikarenakan alokasi anggaran yang sudah disediakan oleh Pemda dalam bentuk hibah, sudah diatur persentasenya sedemikian rupa. Hanya menunggu Bupati jika ada syarat administrasi yang harus dipenuhi."Ungkapnya.

“Jadi kas daerah mungkin perlu dipertimbangkan karena menyangkut dengan anggaran ini kan bukan hanya KPU juga kan. Tetapi untuk dari segi pembiayaan dalam rangka untuk membiayai proses tahapan ini tidak ada kendala”, tutur Ahmad Buchari.

Ia juga menambahkan bahwa 16-29 Agustus akan dimulai tahapan penyusunan daftar pemilih yang nantinya akan disahkan oleh KPU sebagai DPS (Daftar Pemilih Sementara). Sedangkan proses penetapan DPT (Daftar Pemilih Tetap) akan dimulai 16 Oktober 2020.

“Nanti mulai tanggal 16-29 agustus disitu baru penyusunan daftar pemilih dalam bentuk nanti disahkan oleh KPU sebagai DPS pemilis sementara jadi prosesnya ini masih panjang sampai nanti dengan proses penetapan DPT itu tanggal 16 Oktober 2020”, tegas Ahmad.

Dan untuk enam Desa lanjut Ahmad, itu sesuai dengan kesepakatan pada tanggal (11/07) kemarin, itulah yang menjadi acuan dalam melaksanakan progres yang khususnya untuk tahapan pemutakhiran data pemilih itulah yang menjadi landasan kita, dan disamping itu kita tetap kalau namanya coklit ini kan pencocokan dan penelitian, jadi itu proses pemutakhiran data secara faktual itu dimulai dari situ. Dari desa dari TPS yang kemudian menjadi ukuran.

“Untuk pemilih di enam Desa itu masyarakatnya kan kita sudah pisah, jadi kita berdasarkan basisnya atau berdasarkan desa apakah RT/RW kan, TPS itu dasarnya berbasis RT dan RW sehingga nanti sudah dialokasikan yang untuk enam desa tersebut yang bertempat atau ber-KTP Halmahera Barat”,Jelas komisioner KPU Provinsi.

Nantinya ada 10 TPS yang dibangun berdekatan dengan lokasi pemilih. Misalnya di Bobaneigo a

kan dibangun empat TPS, artinya tidak lagi berbagi untuk desa lain seperti Bangkitrahmat dan Dodinga.

Komisioner KPU Provinsi Malut itu juga menjelaskan, walaupun daftar nama sudah sesuai dengan model A.KWK, pihaknya juga akan terus melakukan singkronisasi terhadap data pemilih, apakah pemilih sudah pindah, dan masih hidup. Akhmad menegaskan sesuai dengan kesepakatan hari Sabtu (11/07), bahwa enam Desa itu menjadi acuan dalam melaksanakan progres dalam pemutakhiran data pemilih.

“Jadi untuk cara tekhnisnya kita akan bangun TPS untuk mendekatkan TPS itu kepada pemilihnya, begitulah cara tekhnisnya seperti itu walaupun PPS-nya adalah PPS di bangkitrahmat dan tidak di dodinga”,Pungkasnya. [Cr]

Penulis: Gufran Kalfangare
Editor: Redaksi
Photographer: Gufran
Sumber: www.lensapost.id

Baca Juga