Aktifitas Speedboat Desa Toniku Disoal

Kadishub Halbar Baru Mengetahui Aktifitas Tersebut

Petugas Covid-19 Tikep yang bertugas pada daerah perbatasan antara Tikep-Halbar

TIKEP – Aktifitas transportasi laut speedboat diperairan Desa Toniku Kecamatan Jailolo Selatan Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) disoal oleh Kepala Posko  Covid-19 Tidore Kepulauan (Tikep) yang berada di perbatasan Tikep dan Halbar  tepatnya di Desa Kaiyasa.

Kepala Posko Covid-19 Tikep  yang berada di Desa Kaiyasa, KOPTU Wiliam kepada wartawan Sabtu (6/6) mengatakan bahwa Speed Boat yang berlayar dari Desa Toniku tujuan Ternate ini adalah speedboat rute Sofifi-Ternate namun karena Aktifitas Sofifi-Ternate  diperketat oleh Tim Satgus Tikep maka Speed tersebut lari ke Desa Toniku.

"jadi sebelumnya jalur Speed Boat Toniku-Ternate itu tidak ada tetapi kerena lewat jalur Sofifi ke Ternate di perketat dengan Surat-surat kesehatan berupa Bukti Rapit Test, Surat Keterangan Dari desa maupun Surat Kesehatan Bebas Covid-19 maka speed tersebut mengangkut penumpang ke Ternate melalui Desa Toniku, jadi menurut kami ini operasi ilegal karena Tampa Surat Ijin Berlayar dari Dishub,"Ungkap Wiliam.

Wiliam yang juga selaku Babinsa Desa Kaiyasa itu menegaskan bahwa, Kepala Desa Toniku harus menutup rute Speed Boat Toniku-Ternate karena aktifitas warga Halbar yang berada di tiga desa yakni, Desa Toniku, Tabadamai dan juga Desa Roriobati ini lebih banyak ke Tikep yakni ke Sofifi.

"maka dari itu warga Tikep yang berada di Desa perbatasan antara Tikep - Halbar ini merasa resah, jadi kami dari tim Satgus Tikep yang bertugas di Pos Kaiyasa meminta agar kades segera tutup akses Toniku-Ternate, kerena menurut kami Tim Satgus ini juga melanggar aturan berlayar."Tegas Wiliam.

Terpisah Kepala Desa Toniku, Samad Sadek saat di konfirmasi menyatakan bahwa, pihaknya tidak bisa lansung menutup akses tersebut karena ini menyangkut kebutuhan masyarakat.

"jadi kalau tutup, saya tidak bisa ambil langkah karena ini kebutuhan umat tetapi saya akan memperketat soal protokol Covid-19 yaitu perketat surat surat kesehatan bagi penumpang maupun sopir yang melewati Pelabuhan Toniku,"Jelas Kades.

Ia juga menyampaikan bahwa, dirinya sudah mengecek terkait dengan penumpang maupun para sopir yang mengangkut penumpang masuk ke pelabuhan Toniku namun semuanya ada surat surat kesehatan lengkap.

"saya sudah cek dan semua penumpang yang naik speed Boat melewati Desa Toniku ini semua punya surat surat kesehatan maupun dari Desa, dan penumpang yang di angkut melalui Desa Toniku ke Ternate ini tidak ada dari luar Halbar yang ada hanya beberapa desa tetangga Desa Toniku ini saja"katanya.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Halbar  Suwandi Hi. Gani saat dikonfirmasi melalui via telepon mengatakan bahwa baru mengetahui kalau ada speedboat rute sofifi-ternate beraktifitas di desa toniku.

“saya akan perintahkan Satker  Dishub yang bertugas pada pelabuhan sidangoli untuk turun kelokasi untuk memastikan aktifitas tersebut, dan apabila kedapatan maka kami akan melakukan teguran karna sesuai ijin berlayar speedboat adalah rute sofifi-ternate bukan Toniku-Ternate”jelasnya

Hal yang sama disampaikan oleh Kapolsek Jalsel Ipda Joni Aryanto melalui sambungan selluler menyampaikan bahwa pihaknya juga baru mengetahui, namun kami akan turun kelokasi untuk memastikan aktifitas tersebut karna pihaknya juga belum mendapatkan laporan.

“karna Desa Toniku masuk pada wilayah hukum Polsek Jalsel maka kami akan mendampingi Dinas terkait untuk menertibkan aktifitas tersebut”singkat Kapolsek.

Penulis:

Baca Juga