Tak Peduli Maklumat Kapolri

Pemuda Desa Waiboga Gelar Aksi Tuntut Kades Transparansi DD/ADD

Lensa Post
Lensa Post Solidaritas Pemuda Progres (SPP) gelar aksi protes Kela Desa terkait dugaan Penyelewengan pengelolaan angaran Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Desa Waiboga, Kamis (28/5/2020). (Foto : Ridwan/lensa)

SANANA - Sejumlah Pemuda asal Desa Waiboga Kecamatan Sanana Kabupaten Kepulauan Sula Maluku Utara yang tergabung dalam Solidaritas Pemuda Progres (SPP) gelar aksi protes Kela Desa terkait dugaan Penyelewengan pengelolaan angaran Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Desa Waiboga, Kamis (28/5/2020).

Orasi singkat yang di sampaikan M.Kamil Tidore, SH selaku orator aksi menyampaikan, Pemerintah Desa Waiboga harus transparansi pengelolaan DD dan ADD, sebab selama ini pengelolaan tidak ada transparansi dan penggunaanya tidak  mengarah pada pembangunan Desa dan itu sangat menghambat  kemajuan pembangunan Desa,” cetus M.Kamil Tidore saat membuka orasi dihadapan masa aksi.

Masa aksi menyampaikan beberapa tuntutan meminta Kepala Desa Waiboga untuk mundur jika tuntutan masa aksi tidak di penuhi.

"Kami meminta agar Kepala Desa Waiboga untuk segera keluar dan menemui masa aksi dan menjelaskan terkait pertanggung jawaban pengelolaan DD dan ADD desa Waiboga", teriak salah satu orator aksi Kevin Tidore di atas  Sound system.

Dalam tuntutan masa aksi SPP Desa Waiboga diantaranya. 1. Mendesak Pemerintah Desa Waiboga untuk evaluasi anggaran ADD dan DD Desa Waiboga, 2. Transparansi anggaran pemuda Desa Waiboga, Trasparansi anggaran Covid-19 Desa Waiboga, 3. Pemerintah Desa wajib melaksanakan rapat bersama dengan masyarakat desa secara terbuka, 4. Menuntut kejelasan petugas kebersihan penyapu jalan ibu-ibu Desa Waiboga, 5. Menuntut transparansi kejelasan  sisa uang Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa Waiboga, 6. Meminta transparasi  dan kejelasan pembayaran BUMDES untuk 10 bulan, 7. Meminta Pemerinta desa untuk menyelenggarakan Pemerintahan sesuai dengan amanat UU Desa No 6 Tahun 2014 pasal 27 poin D.

Lensa Post
Solidaritas Pemuda Progres (SPP) gelar aksi protes Kela Desa terkait dugaan Penyelewengan pengelolaan angaran Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Desa Waiboga, Kamis (28/5/2020). (Foto : Ridwan/lensa)

Atas tuntutan masa aksi dan kordinasi antara masa aksi dan Pihak Kepolisian yaitu Polsek Sanana yang di pimpin langsung oleh Kapolsek Sanana IPDA Rizal Muhammad, akhirnya kepala Desa Waiboga Hasanudin Tidore menemui masa aksi dan melakukan hearing terbuka di depan Kantor Desa.

Kades (Kepala Desa-red) Waiboga Hasanudin Tidore di hadapan masa aksi  menyampaikan  bahwa jika masa aksi dalam hal ini masyarakat Desa Waiboga merasa tidak puas dan merasa ada penyimpangan dalam pengelolaan anggaran DD dan ADD bisa laporkan saya saja,”cetus Kades Hasanudin Tidore.

"Pemerintah Desa insyaallah akan melaksanakan rapat bersama masyarakat Desa dalam waktu dekat ini insyaallah pada hari Senin di lapangan Desa Waiboga", ujar Kades Hasanudin Tidore menjawab tuntutan masa aksi.

Sementara itu pihak kepolisian yang mengawal jalannya aksi, dalam hal ini Polsek Sanana melalui Kapolsek Ipda. Rizal Muhammad mengatakan,

"Kami sudah coba kedepankan cara-cara persuasif kepada para pendemo, kaitannya dengan Protap Covid-19 juga maklumat Kapolri", ungkap Kapolsek.

Masih menurut Kapolsek, pihaknya kini berkewajiban mengawal jalannya aksi, sehingga aspirasi Pemuda Desa Waiboga bisa tersalurkan dengan tetap mengedepankan prosedur dan ketetapan Covid-19.

"Saya harap semua pihak bisa memahami kondisi Negara pada saat ini, saya dan jajaran tetap mengawal aksi, utamakan ketertiban dalam menyampaikan pendapat serta harus sudah selesai sebelum jam 18.00 WIT", tutup Kapolsek Ipda. Rizal Muhammad. (Red/RT7)

Penulis: Ridwan Tidore
Editor: Redaksi
Photographer: Ridwa
Sumber: www.lensapost.id

Baca Juga