Blokade Akses Masuk Kantor Bupati Kepsul

Warga dan Kades Pohea Akhirnya Buka Akses Jalan dan Minta Maaf

Lensa Post
Lensa Post Kepala Desa Warga Desa Pohea saat Buka Akses jalan Masuk Kantor Bupati Kepsul yang sebelunya di palang karena menolak tempat Isolasi Pasien Positif di Kantor Bupati (Foto : Ridwa /lensa)

SANANA - Kepala Desa Pohea Kecamatan Sanana Utara, Rudi Duwila akhirnya tak berkutik dan meminta maaf kepada tim Covid-19, yakni TNI dan Kepolisian. Permintaan maaf ini buntut dari aksi penolakan ruangan isolasi di Kantor Bupati Desa Pohea Kecamatan Sanana Utara Kabupaten Kepulauan Sula Maluku Utara, yang di lakukan Kades bersama warga setempat.

Sebelumnya, Kepala Desa Pohea Rudi Duwila dan warga setempat secara spontan memblokade akses masuk Kantor Bupati, warga bahkan melakukan aksi pelemparan dan pengusiran kepada tim Covid-19 Kabupaten Kepsul yang sedang menuju ruang isolasi untuk pasien positif Covid 19 yang berada di Kantor Bupati Desa Pohea kecamatan Sanana Utara.

Hal ini memaksa aparat TNI-POLRI setempat langsung bergerak cepat dan mengelar pertemuan dengan Kades beserta Toko Masyarakat setempat pada Minggu (10/5/2020) di Masjid Desa Pohea, hasil yang disepakati dalam pertemuan itu Kepala Desa Rudi Duwila dan warga Desa Pohea meminta maaf dan membuka akses jalan yang sempat di Blokade itu.

BACA JUGA : Antisipa Peyebaran Covid-19, Desa Kabau Pantai Gelar Penyemprotan Disinfektan

BACA JUGA : DPRD Kepsul Gelar Paripurna LKPJ Kepala Daerah

"Persoalan yang terjadi pada malam hari Sabtu (9/5/2020) itu hanya salah paham antara warganya dengan tim Covid-19 Kabupaten yang sedang dalam persiapan evakuasi pasien positif Covid-19 ke-Kantor Bupati yang merupakan kawasan Desa Pohea Kecamatan Sanana Utara,"ungkap Kepala Desa Pohea, Rudi Duwila kepada wartawan Senin (10/5/2020).

Kades Rudi Duwila secara pribadi dan atas nama masyarakat Pohea meminta maaf kepada tim Covid-19 Kabupaten Kepulauan Sula dan TNI-POLRI atas insiden yang terjadi di Desa Pohea.

"Sekali lagi kami atas nama masyarakat Pohea meminta maaf, kami hilaf dengan situasi yang terjadi secara spontan, hari ini juga kami membuka semua akses masuk Kantor Bupati yang akan di jadikan ruangan isolasi,"ucap Kaded Rudi Duwila.

Lensa Post
Dandim 1510/Sanan Letkol Inf Karona saat di wawancara wartawan usai warga Pohea buka akses jalan menuju Kantor Bupati Kepsul (Foto : Ridwa/lensa)

Sementara itu , Dandim 1510/Sanan Letkol Inf Karona Menyampaikan, Insiden Pemalangan areal masuk Kantor Bupati Kepsul terjadi secara spontan. Olehnya itu pihak TNI dan Polres Kepsul juga telah mengambil langkah-langkah pesuasif dan duduk bersama dengan Kades dan para Tokoh Masyarakat sehingga saat ini seluruh akses yang sempat dipalang warga sudah bisa diakses kembali dan kegiatan isolasi pasien positif Covid-19 juga berjalan lancar,"tutup Dandim (RT7)

Penulis: Ridwan Tidore
Editor: Redaksi
Photographer: Ridwan
Sumber: www.lensapost.id

Baca Juga