5 Orang Santri Asal Morotai, 4 Dinyatakan Positif Covid-19

Lensa Post
Lensa Post Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pulau Morotai saat mengevakuasi 5 oarang Santri Asal Morotai yang Reaktif Rapid Tes (Foto:Istimewa/lensa)

DARUBA – Berdasarkan hasil  Balai Besar Laboratorium (BBLK) Makasar, menyebutkan lima Santri asal Pulau Morotai yang dirujuk beberapa waktu lalu di Ruma Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Boesoerie (CB) Ternate Maluku Utara 4 orang terkonfirmasi positif Corona Virus atau Covid-19 dan satu diantaranya negative. Ke empat Santri tersebut menambah daftar positif Covid-19 di Maluku Utara.

“Langkah selanjutnya kita mengikuti protokol kesehatan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi, biasanya ini hasil Swab pertama terkonfirmasi positif dan akan dicek lagi pemeriksaan sampel tahap kedua bila negatif hasilnya di lanjutkan lagi pemeriksaan sampel tahap  ketiga,”jelas juru bicara Satgas Covid-19 Pulau Morotai dr.Novindra  Humbas ketika dikonfirmasi  Lensa Post Kamis (30/4/2020) via WhastAp.

Menurut dr Novindra, Jika dua kali pemeriksaan tahap ketiga dan hasilnya negatif baru dikatakan bebas dari Covid-19.

Sementara untuk 1 pasien yang tidak terkonfirmasi Covid-19 (+) tetap dipantau sesuai protokol kesehatan  Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Malut.

Lensa Post
Data Covid-19 10 Kabupaten Kota di Maluku Utara (Tabel Gustu Covid-19 Malut)

Riwayat perjalan ke-5 orang santri  tersebut. Awalnya mereka berada di Pesantren Daarul Mujtahidin di Tasikmalaya Jawa Barat, kemudian karna wabah pendemik Covid-19 yang melanda seluruh indonesia akhirnya pihak Daarul Mujtahidin pun meliburkan santri-santrinya  untuk kembali ke daerah asal masing-masing pada 25 Maret 2020.

BACA JUGA : lima-odp-santri-asal-morotai-reaktif-covid-19-dari-pasantren-daarul-mujtahidin-pulau-jawa/

BACA JUGA : 5-santri-morotai-reaktif-covid-19-dirujuk-ke-ternate/

Kemudian santri asal Kabupaten Pulau Morotai berjumlah 10 orang melakukan perjalanan dari Tasikmalaya menuju Jakarta Pada  26 Maret 2020, Pada 27 Maret 2020, para santri menuju Pelabuhan Tanjung Priok dan menaiki KM. Dorolonda rute (Jakarta-Surabaya-Makassar-Bau-Bau-Namlea-Ambon-Ternate-Bitung) untuk kembali ke Ternate.

"Para santri ini tiba di Ternate (2/04/2020) dan melanjutkan perjalanan dengan KM. Ratu Maria menuju Pulau Morotai di tanggal 3/4/2020. Mereka tiba di Morotai dan mengikuti proses karantina 14 hari di D'aloha Resort Djababeka, Desa Juanga, Kecamatan Morotai Selatan," ungkap dr.Novindra.

Lensa Post
REKAPAN PEMANTAUAN DAN PENANGANAN COVID-19 s/d 30 APRIL 2020 KABUPATEN PULAUA MOROTAI (GUSTU MOROTAI)

Data yang di himpun Lensa Post dalam rekapan dan pemantauan penaganan Covid-19 30/4/2020 Kabupaten Pulau Morotai pada jumat kemarin, Pasien Covid 19 kosong, total Pasien Dalam Pemantauan (PDP) kosong, Orang Dalan Pemantauan (ODP) 344 orang, Sedangkan ODP selesai Opservasi 29 orang dan ODP masih dalam pemantauan 15 orang. ODP Reaktif  dengan Rapid Diagnostic (RDT) Covid-19 5 orang. (Mt/Red)

Penulis: M.Tanggule
Editor: Redaksi
Sumber: www.lensapost.id

Baca Juga