Dampak Covid-19, Masyarakat Harap Ada Bantuan Pemerintah

Lensa Post
Lensa Post Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pasar Gamalama Ternate saat di wawancara wartawan (Riko : lensapost.id)

TERNATE - Sejumlah pedagang di Kelurahan Kampung Makasar, Ternate, Maluku Utara, mulai merasakan dampak dari wabah Corona Virus Disease atau Covid-19. Para pedagang pun berharap ada bantuan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) dari Pemerintah setempat,

"Omsetnya turun hingga 90 persen. Penyebab turunnya penghasilan itu semenjak merebaknya wabah Covid-19 di Maluku Utara,"terang sala seorang pedagang di pasar Gamalama Ternate Dila saat di temui lensapost.id jumat (27/3/2020).

Sebelumnya penghasilan dapat per harinya mencapai 500.000 ribu hingga 1 juta. "Sekarang Rp,100.000 ribu pun susah," keluh Dila.

Dia berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate segera mengambil langkah. Misalnya memberikan bantuan berupa beras dan kebutuhan lainnya.

"Kami harap Pemerintah untuk dapat penuhi kebutuhan keluarga. Apalagi sekarang ada Social Distancing ini kita sangat terasa,"ucap Dila.

Sebelum isu Corona Virus terpapar di Maluku Utara, pendapatan bersih dalam sehari senilai Rp 500,000 hingga Rp,900,000 namun akhir-akhir ini Rp,100.000 pun sulit kita dapatkan,"jelasnya.

Menurutnya, Penghasilan yang begitu rendah tentunya sangat berpengaruh terhadap kebutuhan keluarga.

"Penurunan omsetnya sudah berlangsung selama satu bulan terakhir. Merosotnya omset berlangsung secara bertahap sejak ramainya wabah Covid-19 hingga kini. tutupnya. (Riko)

Penulis: Riko
Editor: M.Tanggule
Photographer: Riko
Sumber: Lensa Post

Baca Juga