Sekilas Info

Diduga Bisnis Lapak, Mantan Ketua GMNI Ternate Desak Wali Kota Copot Kepala UPTD Pasar Bastiong

Lensapost.id
Lensa Post Manan Ketua GMNI dan Sekretaris KNPI Kota Ternate Maskur J. H. Latif (Foto. Istimewa)

TERNATE - Menanggapi pemberitaan di Media terkait jual beli fasiltas Pemerintah, Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Ternate Maskur J H.Latif mendesak Wali Kota Ternate H.Burhan Abdurahman segera copot Kepala Unit Pelaksana Teknik Dinas (UPTD) Pasar Bastiong Ternate Selatan Kota Ternate Maluku Utata. Hamir H.Mansur dari jabatan, karena diduga kuat telah melakuka bisni Lapak/Kios pedagang di Pasar Rakyat Bastiong Ternate.

"Wali Kota Ternate H. Burhan Abdurahman. Harus tindak tegas pejabat nakal karena dengan sengaja melakukan jual beli fasilitas Daerah demi kepentingan pribadi, hal ini telah melakukan Pungutan Liar (Pungli) yang diatur dalam Pasal 423 KUHP maka harus  ditindak dengan Pasal 12 huruf e UU No. 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi, selain itu juga melanggar Peraturan Daerah (Perda) kota Ternate. Nomor 10 Tahun 2010 tentang retribusi Pasar "tegas Masku J. H.Latif Senin (23/3/2020) di Markas Besar (MABES) Jaringan Komunitas Socer (JOKER) Malut.

Setelah mengamati keterangan sumber yang menyampaikan di pemberitaan bahwa, setelah paska pembokaran ada pedagang yang tidak menempati tempatnya ketika bangunnya selesai sehingga ada mau tempati, UPTD minta bayar senilai Rp,11,000,000,00 juta dengan alasan biaya balik nama ini sangat fantastis,”kata Maskur.

Apa lagi dalam keterangan sumber menyampaikan melalui Media bahwa biaya yang di minta UPTD untuk uang muka berfariasi, mulai dari Rp,5,000,000,00 juta hingga Rp,50,000,000,00 juta tergantung besar lapak yang diminati pedagan ini telah perbuatan melawan hokum dan harus ditindak,”cetusnya.

Maskur J. H. Latif Mantan Ketua GMNI Kota Ternate dan selaku Sekretaris KNPI Kota Ternate itu menegaskan, Pejabat seperti ini harus ditindak sesuai hukum, karena dengan sengaja melakukan perbuatan melawan hukum dan mencedrai konstitusi intansi Disperindag Kota Ternate.

“Selaku mantan Ketua GMNI Kota Ternate yang merupakan Organisasi gerekan saya meminta kepada Wali Kota Ternate H. Burhan Abdurahman segera mencopot Kepala UPTD Pasar Bastiong Hamir H. Mansur dari jabat serta melakukan evaluasi total tehadap staf dan Sekretais UPTD karena dianggap berkonspirasi busuk melakukan Pungli dan tindak pidana korupsi terhadap pedagang di Area Pasar Rakyat Bastiong Ternate,”tegasnya.

Maskur juga menegaskan, bila desakan yang disampaikan ini tidak di indahkan Wali Kota, maka di pastikan akan terjadi aksi pemboikotan terhadap aktivitas UPTD Pasar Bastiong dan Kantor Wali Kota sebagai bentuk kekecewan terhadap kebijakan Wali Kota yang tidak berpihak kepada Pedagang,”tandasnya. (Riko)

Penulis: Riko
Editor: M.Tanggule
Photographer: Istimewa
Sumber: Lensa Post

Baca Juga