Sekilas Info

PD PERPAMSI Malut Periode 2020-2024 Dikukuhkan

Lensaost.id
Lensa Post Direktur Eksekutif PERPAMSI Pusat Kukuhkan PD PERPAMSI Malut di Gedng Muara Hotel Selasa 17 Maret 2020 (Foto. M.Rafa/lensapost.id)

TERNATE - Direktur Eksekutif PERPAMSI Pusat Ashari Mardiono telah mengukuhkan 7 orang Pengurus Daera Persatuan Perusahan Air Minum Seliruh Indonesia (PD-PERPAMSI) Provinsi Maluku Utara Periode 2020-2024.

Acara pengukuhan berlangsung di lantai tiga Muara Hotel Ternate Selsa 17 Maret 2020, tersebit berjalan dengan khidmat.

Tujuh (7) orang PD PERPAMSI Malut yang di kukuhkan diantaranya, Ir Anshar Gunawan jabatan Ketua PERPAMSI Malut, dari PDAM Kota Tidore Kepulauan, Iksan M. Nur, SH.MH, jabatan Sekretaris dari PDAM Kabupaten Halmahera Barat, Farid M. Iskandar jabatan Bendahara, dari PDAM Kabupaten Halmahera Utara, Abdul Gani Hatari, Jabatan Ketua Kompartemen Diklat dan Pengembangan SDM, dari PDAM Kota Ternate, Agus Salim Elake. SP.MM jabatan Ketua Kompartemen Advokasi dan Perundangan, dari PDAM Kabupaten Halmahera Tengah. H.Djwadi. SE, jabatan Ketua Kompartemen Penyehatan dan Pengembangan dari PDAM Kabupaten Kepulauan Sula. Suharman Lamadi jabatan Ketua Kompartemen Kemitraan dan kerja sama Eksternal dari PDAM Kabupaten Pulau Taliabu.

Usai melantik PD PERPAMSI Malut Direktur Eksekutif PERPAMSI Pusat Ashari Mardiono mengatakan kepada PD PERMASI Malut agar berperan aktif dalam pengembagn PDAM di wilayah Maluku Utara serta selalu menikatkan pelayanan prima bagi masyarakat Mauku Utara.

“Lewat Rakerda PD PERPAMSI ini, penting untuk mengarahkan tujuan pengembangan air minum serta penguatan peran PERPAMSI sendiri. Terkait soal pengembangan SPAM, ada beberapa hal yang masih perlu ditindaklanjuti,” harap Ashari.

PERPAMSI harus fokus pada program pengembangan sumber daya manusia (SDM). Dalam hal ini, program menyasar kepada penguatan bantuan teknis dan non teknis untuk peningkatan kinerja anggota.

"Kita tahu, roh utama PDAM adalah pelayanan prima yang membutuhkan kompetensi mumpuni. Saya berharap banyak hal baru bisa dilakukan pengurus yang baru ini," tutur Ashari.

Dikatahui, Kabupaten Pulau Morotai, Kabupaten Halmahera Selatan dan Kabupaten Hatim tidak ada nama dalam kepengurusa PD PERPAMSI Malut karena di Kabupaten tersebut belum ada PDAM dan Air bersih status pengelolaan masih dibwa UPTD. (red)

Penulis: Mahmud Tanggule
Editor: Redaksi lensapost.id
Photographer: M.Tanggule
Sumber: www.lensapost.id

Baca Juga