Mantan Karteker Kades Bahu Imran H. Alim, Diduga Korupsi DD dan ADD Senilai 497 Juta

Lensapost.id
Lensapost.id Mantan Karteker Kepala Desa Bahu Kecamatan Mandioli Selatan Imran H. Alim (Foto : Istimewa)

LABUHA – Mantan Karteker Kepala Desa Bahu Kecamatan Mandioli Selatan Kabupaten Halmahera Selatan  Imran H. Alim alias Imran J Makolano diduga Korupsi Dana Desa (DD) senilai Rp,497.156.500,00  juta  dugaan penyelewengan ini di ketahui saat Imran menjabat selaku Karteker Kepala Desa Bahu pada 2017-2018  yang menyulap sejumlah anggaran fisik dengan nilai yang sangat fantastis.

Data audit Inspektorat yang dikantongi lensapost.id dengan Laporan  Hasil Pemeriksaan  (LHP) Nomor : 770/220-INSP. 2019 tertanggal 15 Juli 2019 yang menyebutkan kerugian Negara yang belum disetor ke-Kas Daerah senilai Rp,497. 156.500,00 juta.

Berdasarkan hasil audit  Inspektorat terhadap Dana Desa dan Alokasi Dana Desa  telah di temukan sejumlah permasalahan. Diantaranya, kekurangan volume pemasangan prasasti pada 3 (tiga) item pekerjaan fisik yakni. Pembangunan Gapura, pembangunan Kantor Desa dan Pembangunan Talud Penahan Gelombang sebesar Rp. 4. 5000. 000,00, serta pengeluaran belanja tahap III Tahun 2018 tidak terdapat bukti-bukti laporan pertanggungjawaban sebesar Rp. 497. 156. 500.

Lensapost.id
Rincian Hasil Audit Inspektorat Kab. Halsel terhadap DD dan ADD Desa Bahu 2017-2018 (Art : Ispektorat)

Sementara itu, dari hasil pemeriksaan Inspektorat telah di temukan. Kades Imran H. Alim telah menyampaikan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Desa belum tepat waktu. Selain itu belum melakukan pendataan Asset-asset yang dimiliki Desa serta belum membentuk Tim Pelaksana kegiatan (TPK) untuk melaksanakan pengadaan Barang/Jasa dan juga belum di buat berita acara serah terima pekerjaan dari Tim Pelakana Kegiatan kepada Kepala Desa.

Terpisah, Kepala Inspektorat Kabupaten Halmahre Selatan, Slamet AK saat dikonfirmasi terkait temuan tersebut, rabu (26/12/2019) mengatakan atas temuan audit DD dan ADD Desa Bahu tersebut belum mengetahui jelas

“Saya belum tau jelas berapa temuan DD dan ADD Desa bahu karena yang melakukan audit tersebut adalah staf saya, namun sementara ini semua staf masih diluar Daerah, jadi data rilnya nanti saya cek terlebih dahulu berkas pemeriksaan,”sinkat Slamet. (Red)

Penulis: Mahmud
Editor: M.Tanggule

Baca Juga