Sekilas Info

Kadis DPMPD Bakal Panggil Kades Bobanedano

Lensapost.id
Lensapost.id Massa Aksi yang tergabung dalam Masyarakat Desa Bobanedano saat Hearing dengan DPMPD Halbar (Foto : Sahlan Kader/lensapost.id)

JAILOLO - Masyarakat Desa Bobanedano yang tergabung dalam persatuan masyarakat Desa Bobanedano menggelar aksi tuntutan terkait tidak adanya transparansi dalam pengelolaan Dana Desa (DD) tahun 2017 hinga tahun 2019.

Hal ini terlihat, saat hering di ruang kerja asisten II Pemkab Halbar, senin 23/12/19. masyarakat Desa Bobanedano menyatakan sikap sangat menyesali perbuatan tidak terpuji yang dilakukan oleh Kepala bobanedano  yang seblum Desa Babua.

dalam penyampaian (hearing) tersebut didampingi  oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah desa (DPMPD) Asnath Sowo.

Noval sabale selaku koordinator menyampaikan kekesalannya terhadap Kepala Desa Bobanedano,

"kami merasa kecewa atas tidak transparannya Kepala Desa kami, karena anggaran pemuda tahun 2017 sampai pada tahun 2019 tidak pernah disalurkan ke pemuda, selain itu pengadaan fiber yang tercantum dalam APBDESI tidak terealisasi tapi anehnya pengadaan fiber termuat dalam pelaporan, berdasarkan data kami pelaporan tersebut menggunakan gambar lain notabene dokumen milik orang lain,"jelas Noval.

Untuk itu, kata Noval sangat berharap agar pemerintah daerah agar segera menindaklanjuti da lam waktu dekat, memgingat masyarakat Desa Bobanedano merasa sangat di rugikan, selain itu, Kades mengancam masyarakat ketika menanyakan terkait pengelolaan dd dan papa proyek.

Sementara itu Kadis DPMPD Asnat Sowo mengatakan, bahwa dalam waktu dekat akan memanggil Kepala Desa Bobanedano.

"Saya berharap kepada teman-teman agar bersabar, karna dalam waktu dekat ini kita merayakan natal dan tahun baru, untuk itu kami akan melakukan identifikasi lapangan serta memanggil Kades setelah perayaan natal dan tahun baru (usai libur),” cetus Asnat. (lano)

Penulis: Sahlan Kader
Editor: M.Tanggule
Photographer: Sahlan

Baca Juga