Sekilas Info

Usman Sidik : Sektor Pendidikan di Pulau Obi Harus Berkwalitas dan Berbasis Digital

Lensapaost.id
Lensapost.id Cabup Halsel H. Usman Sidik saat bersi;aturahmi di Desa Wayaluar Kecamatan Obi Selatan (Foto : Mudex)

LABUHA – Pendidikan di Kepulauan Obi harus di tingkatkan dan butuh pengawasan serius dari Pemerintah Daerah karena terdapat sejumlah sekolah di beberapa Kecamatan di Obi terluar sangat tertinggal. Hal ini disampaikan Bakal Calon Bupati Halmahera Selatan (Halsel) H. Usman Sidik saat bersilaturahmi mengelilingi seluruh Desa yang ada di Pulau Obi, sejak Sabtu (23/11/2019) hingga hari ini.

“Setelah saya keliling di Pulau Obi banyak terdapat ketimpangan dan permasalahan terhadap pendidika, terutama di Daerah Obi yang terluar, sehingga kedepan bila saya direstui dan diberi amanah oleh masyarakat Pulau Obi maka program utama adalah tingkatkan  pendidikan yang berbasis Profesional,”ungkap H. Usman Sidik disela-sela pertemuan dengan warga Desa Woi Kecamatan  Obi Selatan.

Cabup Halsel H. Usman Sidik saat bersiraturahmi di Desa Fluk Kecamatan Obi Selatan (Foto : Mudex)

Menurutnya, sistem pendidikan merupakan pangkal permasalahan sulitnya generasi milenial untuk bersaing dalam dunia kerja. Dia menuturkan, harus ada peningkatan dan pengawasan dalam sistem pendidikan saat ini karena system pendidikan sekarang adalah system digitalisasi, namun terkendala dengan akses telekmunikasi dan informasi sehingga akses digital dalam dunia pendidikan di Pulau Obi sangat tertinggal.

“Jadi harus segera dirubah mental pendidiknya mulai dari sekarang, membangun pendidikan yang berkwalitas berbasis digital. Sebab setelah saya mengamati setiap Desa yang kami kunjungi permasalahannya  sama yang di sampakan masyarakat,”kata Usman Sidik saat bertatap muka dengan masyarakat Pulau Obi.

Mirisnya lagi kata Obama sapaan akrab Usman Sidik, di Obi ada sekolah. Gurunya hanya satu orang yang mengajar mulai dari kelas I hingga Kelas VI, serta ditemukan disejumlah sekolah tenaga guru dari PNS hanya satu Orang selain itu rata-rata Honorer.

“Kalau pendidikannya seperti ini bagimana generasi kita maju dan bersaing, sementara tenaga kerja yang di  butuhkan harus tenaga yang mampu bersaing dalam dunia digitalisais, sebab  saat ini menerima CPNS, pegawai Perusahan yang dibutuhkan sudah harus melalui CAT semuaserba digital, inilah penyebab kita jadi buruh di negeri kita sendiri,”cetus Usman.

Usman menambahkan, sistem pendidikan yang  harus dibangun saat ini adalah yang mampu melahirkan sumber daya manusia yang berkompeten. Sehingga bisa diharapkan juga melahirkan para pekerja yang profesional. “Karena hanya bisa di mulai dari pendidikan agar bisa menciptakan tenaga profesional kedepannya,” ujarnya.

Oleh karena itu kata Usman, kondisi saat ini membuat banyak usia produktif masih banyak yang menganggur. Mereka tak mendapatkan tempat di banyak perusahaan. Hal itu disebabkan karena kalahnya persaingan.

“Yang dibutuhkan saat ini adalah keahlian atau keterempilan seseorang, bukan soal yang lain, sementara di Pulau Obi serba keterbatasan akses Telekomunikasi dan Informasi, Jaringan listrik, dan infrastruktur jalan dan jembatan penghubung,”imbuhnya. (red)

Penulis:

Baca Juga