Kepala KCP BRI Labuha Tidak Paham Aturan dan Tidak Menghargai Bendera Merah Putih

Lensapost.id
Lensapost.id Kantor Cabang Pembantu (KCP) BRI Labuha (Foto : Mudex)

LABUHA – Kepala Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Rakyat Indonesia (BRI) Labuha Kabupaten Hamahera Selatan. Erys P Saragih, dinilai tak memahami aturan dan etika kebangsaan yang sudah diatur dalam  Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 1958 tentang Bendera Kebangsaan Republik Indonesia, dan juga tidak menghargai para pejuang Bangsa.

Dalam peraturan tersebut menerangkan bahwa Bendera Kebangsaan sang sangka Merah Putih adalah lambang kedaulatan dan tanda kehormatan  Republik Indonesia, sehingga perlu diadakan peraturan tentang bentuk, ukuran dan penggunaan Bendera kebangsaan yang selaras dengan kedudukannya.

Namun hal ini berbeda dengan  penempatan Bendera Sang Sangka Merah Putih yang dilakukan KCP BRI Labuha, sebab penempatan posisi tiang bendera Sang Sangka Merah Putih bertolak belakang dengan Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 1958 tentang Bendera Kebangsaan Republik Indonesia.

Amatan Lensapost.id selasa (19/11/2019) pukul  16.00 WIT, di KCP BRI Labuha Jl.Kebun Karet Putih, Desa Tomori, sangat terlihat jelas  keberadaan tiang Bendera Sang Sangka Merah Putih berada pada posisi depan bagia kiri Kantor KCP BRI Labuha, hal ini berteentangan dengan Preturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 1958 pada Pasal 12 Poin 1.

Pelanggaran yang dilakukan Kepala KCP BRI Labuha Erys P Saragih dalam Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 1958 tentang Bendera Kebangsaan Republik Indonesia Pasal 12 poin (1) Apabila Bendera Kebangsaan dikibarkan pada gedung atau di halaman gedung itu, maka bendera itu harus ditempatkan pada gedung atau dihalaman muka, ditengah-tengah atau disebelah kanan, dilihat dari dalam gedung keluar.

Hal ini menujukan bahwa Kepala KCP BRI Labuha dinilai tidak memahami aturan dan etika Kebangsaan yang sudah diatur oleh Pemerintah Republik Indonesi, selain itu Kepala KCP juga dinilai tidak menghargai para pejuang bangsa Indonesi dengan merebut Sang Sangka Merah Putih dengan jiwa raga dan  Tumpah Darah.

Sementara itu KCP BRI Labuha Erys P Saragih  saat dikonfirmasi yang bersangkutan beralasan menerima tamu melalui Securty KCP BRI Labuha.

Kemudian menjelang beberapa jam kemudian  Kepala KCP BRI Labuha mewakilan sala seorang staf untuk memberikan keterangan terkait keberadaan Sang Sangka Merah Putih tersebut.

“Bos lagi sibuk menerima tamu sehingga memerintahkan saya untuk meberikan keterangan terkait konfirmasi pemberitaan,”ujar sataf tersebut.

Dalam keterangan yang disampaikan Kepala KCP BRI Labuha Erys P Saragih melalui satafnya mengatakan,.

“nanti kami pindahkan, tetapi sebelumnya tiang bendera itu berada di posisi tengah namun karena sala seorang nasabah BRI saat melakukan parkiran mobil  menabrak  tiang Bendera  sehingga kami pindahkan bagian kiri depan Kantor,”cetusnya. (red)

Penulis: Mahmud
Editor: M.Tanggule
Photographer: Mudex

Baca Juga