Aktivis Perempuan Angkat Bicara

Harus Bedakan Antara Penjihad dan Penjahat

Lensapost.id
Lensapost.id Ira Safira Haerullah (Aktivis Perempuan). [ Foto : Istimewa ]

Oleh :

Ira Safira Haerullah

Mahasiswa UIN Malik Ibrahim-Malang

(Aktivis Perempuan)

Akhir-akhir ini konflik kemanusian yang mengatasnamakan agama kerap terjadi dimana-mana. Kata jihad sudah tidak asing lagi ditelinga umat islam karena Jihad berasal dari bahasa umat islam yakni bahasa Arab yang secara syariat islam kata jihad ( جهاد ) diartikan berjuang dengan sungguh-sungguh dalam menegakan agama Allah.

وَجَاهِدُوا فِي اللَّهِ حَقَّ جِهَادِهِ ۚ هُوَ اجْتَبَاكُمْ وَمَا جَعَلَ عَلَيْكُمْ فِي الدِّينِ مِنْ حَرَجٍ ۚ مِلَّةَ أَبِيكُمْ إِبْرَاهِيمَ ۚ هُوَ سَمَّاكُمُ الْمُسْلِمِينَ مِنْ قَبْلُ وَفِي هَٰذَا لِيَكُونَ الرَّسُولُ شَهِيدًا عَلَيْكُمْ وَتَكُونُوا شُهَدَاءَ عَلَى النَّاسِ ۚ فَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ
وَاعْتَصِمُوا بِاللَّهِ هُوَ مَوْلَاكُمْ ۖ فَنِعْمَ الْمَوْلَىٰ وَنِعْمَ النَّصِيرُ

Artinya : dan berjihadlah kamu pada jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya. Dia telah memilih kamu dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan. (Ikutilah) agama orang tuamu Ibrahim. Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim dari dahulu, dan (begitu pula) dalam (Al Quran) ini, supaya Rasul itu menjadi saksi atas dirimu dan supaya kamu semua menjadi saksi atas segenap manusia, maka dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat dan berpeganglah kamu pada tali Allah. Dia adalah Pelindungmu, maka Dialah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong. ( Al Hajj : 78)

Wanita Kelahiran Ternate, sementara ini menuntut ilmu di Universits Islam Negeri Malik Ibrahim Malang (UIN Malik Ibrahim-Malang) Jurusan Bahasa Arab, Semester 5 berpendapat bahwa, pada dasarnya kata Jihad bermakna sangat luas, namun banyak masyarakat yang salah paham dalam memahamai Jihad dan menganggap jihad hanya sebatas mengangkat senjata untuk berperang melawan kafir.

Jihad sendiri menurut Ira sapaan akrabnya, juga berarti luas karena itu ada berbagai macam jihad diantaranya ;
1. Jihad melawan hawa nafsu
2. Jihad melawan orang kafir, dan
3. Jihad melawan setan

Bahkan dalam hal menuntut ilmu pun dapat dikatakan jihad. Setiap berjihad tentulah mempunyai tata cara dan tujuan sebagaimana yang telah diatur oleh islam dan dilakukan oleh Rasulullah.

Islam sendiri melarang kekerasan, pemaksaan, pembunuhan terhadap warga sipil yang tidak berperang, anak-anak, wanita dan manula.

Tindakan terorisme sering kali disangkut pautkan dengan jihad terhadap non muslim. Namun nyatanya Rasulullah SAW, tidak pernah mencontohkan jihad dengan perbuatan jahat seperti terorisme yang selalu dikaitkan dengan agama.

Jihad dengan perang haruslah dipahami, siapa saja yang berhak ada dalam perang bukan seperti tindakan teror. Perbuatan jahat ini tentulah tidak termasuk dalam jihad karena sangat merugikan banyak pihak.

Terorisme tentulah bukan hal baru yang di dengar oleh masyarakat. Terlebih lagi peristiwa yang sampai saat ini masih membekas pada negara Amerika yaitu kejadian kelabu pada bulan september 2001 di WTC Amerika serikat yang mengakibat 3000 orang menjadi korban kerena peristiwa itu.

Hal ini bagi penulis, tentulah bukan jihad karena islam mengajarkan perdamaian dan kerukunan bukan pembunuhan dan kerusakan.

Banyak yang mengaku penjihad dengan melakukan bom bunuh diri padahal sejatinya mereka adalah penjahat yang mengatasnamakan agama untuk melakukan aksi biadab tersebut.

penulis berharap banyak yang memahami pengertian jihad agar paham akan perbedaan antara penjihad dan penjahat dan aksi teroris yang sangat melenceng jauh dari ajaran agama. (*)

Penulis: Ira Safira Haerullah
Editor: Ilham M Mansur
Photographer: ILO Lensa Post

Baca Juga