Setelah Uang Saku Bupati Halsel, Giliran Temuan Masjid Raya Masuk Polda Malut

Lensapost.id
Lensapost.id Mesjid Raya Kabupaten Halmahera Selatan ( Foto : Istimewa )

LABUHA - Sempat menyita perhatian publik atas laporan yang di terima Polda Maluku Utara terkait dugaan penyalagunaan anggaran perjalanan dinas yang menyeret Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan pada Tahun Anggaran 2018, menyusul dugaan tindak pidana korupsi pembangunan masjid raya masuk Polda Malut

Kepada lensapost.id. Ketua DPD KPPPI Malut, Muhammad Saifudin ketika di temui Rabu, 09/10/19 di Warung Kopi (Warko) soccer kelurahan santiong Kota Ternate, ia menjelaskan, bahwa temuan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Tahun Anggaran 2017-2018 cukup fantastik termasuk DPRD, Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidip.

Lanjut Muhammad, terkait temuan BPK Perjalanan Dinas Bupati dan Wakil Bupati,  selanjutnya temuan pembangunan masjid raya yang nantinya masuk ke Polda Malut dan kami akan membongkar semuanya namun bertahap. Ungkapnya.

Pria yang sering di sapa Amat, asal Gane Barat ini menjelaskan dalam pembangunan masjid raya Halmahera Selatan, Pada Tahun Anggaran 2017 Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) menemukan Kekurangan Volume Pekerjaan pada Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup atas Paket Pekerjaan Pembangunan Masjid Raya Tahap II Senilai Rp 915.363.750, Pekerjaan tersebut di kerjakan PT. BUMN dengan kontrak Nomor, 640/24/SPP/DPKPLH-HS/DAU/2017 dengan pagu Rp29.950.000.000.

Selanjutnya Tahun Anggaran 2018 BPK menemukan Kelebihan Pembayaran Pekerjaan Pembangunan Masjid Raya Tahap III Senilai Rp1.392.287.000 dan Denda Keterlambatan Penyelesaian Pekerjaan Senilai Rp582.410.798,21 serta overstated Belanja Modal Gedung dan Bangunan pada LRA 2018 sebesar Rp4.251.173.709. 

Pekerjaan tersebut dengan realisasi Belanja Modal pada Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Tahun Anggaran 2018 sebesar Rp 309.085.493.189 atau setara dengan 77,22% dari anggaran sebesar Rp400.247.412.793, 

Dari total temuan BPK Tahun Anggara 2017-2018 kerugian daerah atas pembanguna masjid raya Halsel di taksir mencapa Rp.7.1 Miliar. Tutup Amat. (red)

Baca Juga