Sekilas Info

Kantor SAR Ternate

Operasi SAR Januari Hingga September 2019, Basarnasa Ternate Tangani 31 Musibah

Kepala Kantor Basarnas Ternate Muhammad Arafah (Foto : Ist)

TERNATE – Operasi SAR yang ditangani Badan SAR Nasional (Basarnas) Ternate Maluku Utara tahun ini meningkat. Sejak Januari hingga September 2019 sebanyak 31 musibah, meskipun jumlah porsonil Kantor Basarnas Ternate saat ini hanya 76 orang yang terbagi di 10 Kabupaten/Kota dengan fasilatas Kapal KN SAR Pandudewanata dan Kapal EB 1309. Dari jumlah porsinil telah terbagi di tiap-tiap Kabupaten/Kota guna untuk mengkafer informasi di Wilaya Maluku Utara (Malut).

Sementara operasi SAR pada 2018 hanya 28 kejadian dengan jenis musibah yaitu kecelakaan penerbangan kejadian nol persen/0%, kecelakaan pelayaran 15 kejadian  53,57/%, kondisi membahayakan jiwa manusia 12 kejadian 42,86%, bencana alam 1 kejadian 3,57% dengan klasifikasi korban. Korban selamat 530 orang 94,14%, korban meninggal 5 orang 0,98%, korban hilang 28 orang 4,97% total 563 orang 100%.

"Tentunya dengan jumlah porsinil yang terbatas ini, tetap kami berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan jasa SAR kepada masyarakat,”ungkap Kepala Basarnas Ternate Muhammad Arafah saat ditemui lensapost.id kamis (26/9/2019) di Kantor Sar Ternate akhir September kemarin.

Pada Januari 2019 sampai dengan September kita suda menangani 31 musibah, "Baik itu. Musiba pelayanan dan pelayaran bencana, kondisi untuk membahayakan manusia,”kata M.Arafah.

“Tentunya, kami juga merasa terbantu oleh Pemerintah Daerah.yaitu TNI,Polri dan organisasi lain, yang selama ini bauh membahu bekerja sama dengan baik dalam melaksanaka tugas kemanusian,”cetus M.Arafah..

Berdasarkan data yang diterima lensapost.id  menyebutkan, musibah yang terjadi pada januari hingga akhir September 2019 yakni :

  1. 1 lomboat Pilot On Board (POB) 1 orang hilang saat melaut di perairan Pulau Tobalahi Desa Sum    kabupaten Halmahera Selatan (Halsel).
  2. 1 Rompong hanyut dari Bitung menuju perairan Bacan Halmahera Selatan Maluku Utara.
  3. Kapal POF terbakar di perairan Ibu Loloda Utara Halmahera Utara.
  4. KM Berkat rute Hiri-Batang Dua mengalami los kontak .
  5. Medivac Chief Enginer MV. Dyna Pure yang mengalami serangan jantung di perairan laut Maluku
  6. 1 Nelayan Sidangoli terjatuh saat memancing di perairan pulau Hiri di perairan Ternate.
  7. KM Lestari mengalami patah kemudi di perairan Pulau Makian.
  8. 1 Spead Boad rute Sofifi – Jailolo Pilot On Board (POB) 13 orang mati mesin di perairan Pulau Tidore.
  9. 1 Unit lomboat Pilot On Board (POB) 6 orang mengalami kebocoran di perairan Pulau Hiri.
  10. Nelayan Desa Gamhoku melaut di perairan pulau Miti dan Tagalaya belum kembali.
  11. 1 Orang nelayan Desa asal tutupa jatuh dari perahu pada saat memacing di perairan Desa Tutupa, Halmahera Selatan.
  12. 1 Orang hilang saat mencari ikan (Menombak) di perairan Sidangoli, Halmahera Barat.
  13. 1 Lomboat Pilot On Board (POB) satu orang hilang di perairan Gebe, Halmahera Tengah.
  14. KLM Intan Sari GT 58 mati mesin di perairan antara Pulau Moti dan Makian.
  15. 1 Nelayan melautmenggunkan lomboat, los kontak di perairan Desa Lata-lata Halmahera Selatan
  16. Lomboat Pilot On Board (POB) 9 orang tenggelam di selat capalulu, di perairan Kabupaten Kepulauan Sula
  17. TUGH Biat Pilot On Board (POB) 8 orang mesin masti di perairan sebela barat pulau Taliabu Kepulauan Sula.
  18. 1 Longbot Pilot On Board (POB) 3 orang lost contck di perairan tanjung tahua Kepulauan Tidore
  19. KM Permata lestari 5 mengalami kandas di perairan Sofifi
  20. 1 Unit tongkang Pilot On Board (POB) 4 orang terbalik di peraiaran kecamatan lede, P. Taliabu Maluku Utara.
  21. KM Barmas mengalamimati mesin dan hanyut di perairan makian Halmahera selatan Maluku Utara.
  22. Gempa Bumi 7,2 SR di wilaya Kabupaten Halamahera Selatan.
  23. 1 Longboat Pilot On Board (POB) 1 orang tenggelam di perairan antara Desa Daeo dan Desa Tanjung Pinang Kabupaten Morotai Maluku Utara.
  24. Dua orang warga Tongoloe hilang di hutan Desa Tabona.
  25. Intercept MV. Cape Odyssey, untuk mengevauasi orang terdiri dari 7 WNI dan 2 warga Filipina.
  26. Operasi SAR pencarian 2 orang korban hilang sampan yang mengalami mati masin dan hampir tenggelam diperairan Loloda.
  27. Operasi SAR pencarian dan evakuasi kapal 1 unit perau Fiber Pilot On Board (POB) 3 oang hilang diperairan Sanana.
  28. OPS Ditress MV. Nur Alia.
  29. OPS KLM. Khairul Akbar Pilot On Board (POB) 9 orang mengalami mati mesin diperairan laut Maluku.
  30. OPS SAR 1 Unit Loangboat Pilot On Board (POB) 3 orang tenggelam diperairan Desa Peot Halmahera Barat.
  31. OPS SAR 1 orang hilang dikali mati, Kelurahan Fitu, Kecamatan Ternate Pulau. (m/red)
Penulis: Mahmud
Editor: Redaksi Lensapost.id

Baca Juga