Sekilas Info

Pemkab Morotai Gelar Rakor Bersama BNPP-RI

Bupati Beny Laos Bangun Kesamaan Persepsi dan Komitmen Bersama Kementrian

DARUBA – Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP-RI) menggelar Rapat Fasilitasi dan Koordinasi tentang potensi sumber daya alam (SDA) Kabupaten Pulau Morotai. Berlangsung di meeting room Hotel Acacia, Jalan Kramat Raya No. 73-81, Jakarta Pusat, Kamis 22 Agustus 2019.

Rapat Fasilitasi tersebut dengan agenda, Pembahasan Kebutuhan BBM Nelayan untuk mendukung SKPT Morotai, Pembahasan Morotai sebagai Pintu Keluar expos komoditas perikanan dan Pembahasan penyelenggaraan trayek Tol Laut.Jum'at (23/8/2019).

Turut hadir pada rapat tersebut, Plt. Sekretaris BNPP RI, Deputip bidang pengelolaan potensi kawasan perbatasan BNPP, Bupati Pulau Morotai, Asisten Deputi potensi kawasan perbatasan laut, Direktur Pendayagunaan Pulau Kecil, Direktur BBM BPH Migas, Direktur teknis kepabeanan Ditjen Bea dan Cukai Kementrian Keuangan dan Direktur lalu lintas angkatan laut Ditjen perhubungan kementrian perhubungan.

Pada rapat tersebut, Bupati Pulau Morotai, Benny Laos, berkesempatan membawa materi tentang “Kebijakan Pembangunan Kabupaten Pulau Morotai Berbasis Pengembangan Potensi Kelautan dan Perikanan”

Benny laos, menjelaskan soal kedudukan Pulau Morotai yang strategis karena berdekatan dengan sejumlah negara-negara luar, seperti negara Philipin dan Jepang serta memiliki potensi perikanan yang melimpah. Dan tak kalah juga potensi pariwisata dan sejarah yang mendunia. Sehingg beliau berharap, Bila keperpihakan pembangunan pemerintah pusat ful ke Morotai maka secara cepat Morotai mengalami kemajuan.

Untuk itu, tegas Benny, pemerintah pusat sudah seharusnya menunjukan keberpihakan dan perhatian penuhnya untuk membangun Morotai dari berbagai sektor, agar rakyatnya keluar dari kemiskinan dan ketertinggalan saat ini.

“Kami sadar, kami tidak minta Morotai dibangun disamakan Jakarta. Tetapi, kami ingin di sejajarkan,” pintanya.

Perlu diketahui, bahwa Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara memiliki potensi sumber daya kelautan dan perikanan yang cukup besar, selain potensi lainnya di sektor
pariwisata bahari dan sejarah" sambung Beny.

Lanjut beny, Dalam rangka pemanfaatan potensi kelautan dan perikanan yang ada, Kementerian Kelautan dan Perikanan telah membangun Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Morotai dengan orientasi ekspor.

Kami berharap bisa membangun kesamaan persepsi dan komitmen bersama lintas kementrian /LPNK dan daerah dalam pembangunan kawasan perbatasan di Kabupaten Pulau Morotai.

"Selain itu, mampu memberi solusi terhadap permasalahan ketersediaan BBM dan pengangkutan komoditas kelautan dan perikanan di Kabupaten Pulau Morotai. serta dukungan rencana program dan kegiatan kementrian dalam pembangunan Kabupaten Pulau Morotai," tutup Beny. (Fik)

Penulis:

Baca Juga