Dua Kepala SKPD Mangkir dari panggilan DPRD Kab. pulau Morotai

Sekretaris Dewan (Sekwan) Pulau Morotai, Musriyana Nabiu (Foto FIK)

DARUBA - Dua Kepala SKPD Pulau Morotai yakni, Kepala Dinas PU-PR Pulau Morotai Abubakar A Rajak dan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Pulau Morotai Viktor Palimbong, mangkir dari panggilan DPRD Pulau Morotai, Rabu (21/8/2019).

Abubakar dipanggil terkait dengan terntundanya dua item pembangunan Multiyears yakni, Mesjid Raya Morotai dan Unipas serta proyek Water Front City (WFC) yang dianggap tidak layak namun sudah dinyatakan 100 persen. Sedangkan Viktor, dipanggil terkait tingginya proyek pembangunan Puskesmas Daruba yang dinilai bermasalah, serta tingginya kasus Demam Berdarah (DBD).

Sekretaris Dewan (Sekwan) Pulau Morotai, Musriyana Nabiu menyampaikan keduanya tidak hadir dengan alasan sedang berada di luar daerah.

"Kemarin yang diutus hanya Sekretaris Dinas Kesehatan dan Kepala Bidang PU-PR, sehingga di tolak DPRD. Sebab Yang diinginkan Komisi III yaitu Kadisnya yang harus hadir, makanya di tunggu sampai mereka kembali ke Morotai baru di buat surat panggilan ke dua," ungkap Musriyana Nabiu ketika dikonfirmasi.

Menurut Musriyana, alasan Kadis PU-PR keluar daerah karena orang tuanya sakit, sedangkan Kadinkes alasannya sedang menghadiri kegiatan di Jakarta.

"Belum pasti kapan mereka kembali," ujarnya.

Pemanggilan mendadak yang di lakukan DPRD terutama terhadap Kepala Dinas PU-PR Abubakar A Rajak ini, lantaran DPRD mengaku tidak puas dengan keterangan yang disampaikan Abubakar ke media massa soal proyek WFC.

Kepada awak media, Abubakar meanyampaikan bahwa proyek Kementrian PU-PR soal WFC yang kondisinya terlihat memprihatinkan itu sudah dinyatakan 100 persen selesai, sehingga tidak lagi ada pekerjaan lanjutan atau penganggaran lanjutan dari pihak Kementrian PU-PR. Sudah begitu, proyek tersebut, menurut Abubakar, pekerjaannya akan dilanjutkan dengan menggunakan dana APBD 2020.

Hal ini membuat DPRD tidak puas, sehingga DPRD melayangkan surat panggilan terhadap Abubakar untuk dimintai keterangan secara langsung. (fik)

Penulis:

Baca Juga